https://lucid.app/lucidchart/62d58996-5d8a-4c44-8d7a-f5e6e5024d84/edit?viewport_loc=-175%2C-460%2C2480%2C1494%2C0_0&invitationId=inv_12e36c77-86c4-4ae0-bcd5-e0be54d27121
Australasian Inter-service Incident Management System (AIIMS) adalah sistem komando standar yang digunakan di seluruh Australia (dan Selandia Baru) oleh berbagai instansi seperti pemadam kebakaran, polisi, dan badan SAR untuk mengelola keadaan darurat. Sistem ini sangat efektif diadopsi untuk operasi tanggap darurat di kawasan industri skala besar yang melibatkan berbagai departemen lintas sektoral.
Struktur organisasi AIIMS dirancang berdasarkan prinsip Manajemen Fungsional (Functional Management). Artinya, struktur dibentuk berdasarkan fungsi pekerjaan yang harus diselesaikan, bukan berdasarkan pangkat atau jabatan sehari-hari personel tersebut.
Berdasarkan revisi terbarunya (AIIMS-4), struktur manajemen tanggap darurat dibagi menjadi 8 area fungsional sebagai berikut:
Ini adalah puncak hierarki. Seluruh tanggung jawab pengelolaan insiden berada di tangan seorang Incident Controller (IC). IC bertugas menetapkan tujuan keseluruhan (Management by Objectives), mengendalikan sumber daya, dan memastikan keselamatan seluruh personel yang terlibat. Jika insiden masih berskala kecil, IC dapat merangkap semua fungsi lainnya sendirian.
Fungsi ini adalah ujung tombak di lapangan. Dipimpin oleh seorang Operations Officer, seksi ini bertanggung jawab langsung untuk melaksanakan taktik guna memitigasi bahaya, menyelamatkan korban, dan menyelesaikan insiden. Semua tim rescue, medis, dan pemadam kebakaran yang turun ke area bahaya (hot zone) berada di bawah komando fungsi Operasi.
Tim Perencanaan bertugas melihat "ke depan". Mereka mengumpulkan informasi, menganalisis situasi, memprediksi perkembangan insiden, dan menyusun Incident Action Plan (IAP) atau Rencana Aksi Insiden. Rencana ini menjadi panduan resmi tentang apa yang harus dicapai pada jam atau shift berikutnya.
Bagian ini memastikan bahwa fungsi Operasi dan fungsi lainnya memiliki apa yang mereka butuhkan untuk bekerja. Logistik menyediakan:
Berfungsi mengelola arus informasi ke pihak luar. Dalam skala industri, fungsi ini bertanggung jawab mengeluarkan peringatan evakuasi bagi pekerja di area lain, memberikan pembaruan kepada manajemen puncak, hingga menangani komunikasi dengan media atau masyarakat sekitar jika insiden berdampak ke luar area perusahaan.
Pada revisi AIIMS-4, tiga fungsi tambahan diperkenalkan agar sistem ini lebih adaptif terhadap insiden yang sangat kompleks atau berkepanjangan: